Tag Archives: khasiat tanaman brotowali

Manfaat Tanaman Brotowali Untuk Rematik

Manfaat Tanaman Brotowali Untuk Rematik

Selamat datang di situs kesehatan www.obatnyerisenditerbaik.com , dalam kesempatan ini kami akan membahas mengenai Manfaat Tanaman Brotowali Untuk Rematik.

Apakah Anda Tahu Apa Itu Tanaman Brotowali ?

Brotowali adalah tanaman yang tumbuh di hutan tumbuh menyebar ke atas seperti pohon rotan. Bisa dibuat dalam pengobatan dan banyak manfaatnya bagi tubuh. Di asia tenggara, brotowali dibuat sebagai jamu.

Tanaman ini selama beberapa generasi telah memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya dengan menjadikannya sebagai tanaman obat tradisional.

Brotowali juga dikenal sebagai andawali, antawali, putriawali atau daun Gadel. Dalam semua komponen brotowali, unsur kimia seperti alkaloid disimpan di akar dan batang, resin lembut, pati, zat pahit pokroretin, glikosida pikroretosid, hars, palmatin, berberin, kolumbin pada akar dan kokerin (pikrotoksin).

Sejak pertama nenek moyang kita mewariskan cara tradisionl pengobatan dengan tanaman brotowali. Beberapa contoh penyakit yang bisa ditumpaskan oleh brotowali adalah artritis, diabetes, menurunkan glukosa (gula darah) dan demam obat.

Yang paling umum dibudidayakan adalah brotowali, karena zat pahit yang tersimpan di batang tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia memiliki karakter yang sangat kuat untuk membasmi virus atau racun yang bergelombol menyelinap masuk ke dalam tubuh. Jadi, seiring dengan menjalankan pabrik pengolahan, virus atau bakteri yang masuk ke tubuh akan mati dengan sendirinya.

Manfaat Brotowali Untuk Rematik

Mengobati rematik dengan bahan alami tidak salah. Untuk kesehatan, penggunaan obat tradisional merupakan pilihan tepat untuk menghindari efek samping bahan kimia yang berbahaya.

Mengobati Rematik Dengan Menggunakan Brotowali – Brotowali mengandung pikroretin, alkaloid, saponin, dan zat penting lainnya yang baik untuk kesehatan. Untuk menggunakan brotowali sebagai obat rematik, siapkan rasa brotowali. Rebus 21 brotowali kering, utuh atau diiris brotowali 27 cm. Masukkan ke dalam kuali tanah yang berisi 3 gelas air. Biarkan air mendidih dan tersisa 1 gelas saja. Setelah dingin, saring campuran tadi.
Minum secara teratur 3 kali sehari, masing-masing gelas. Lakukan rutinitas sebelum makan. Cara ini jika dilakukan secara teratur bisa menyembuhkan radang sendi Anda.

Brotowali Sebagai Obat Rematik

Sebenarnya tidak hanya rematik saja, masalah kesehatan lainnya seperti memar juga bisa diobati dengan tanaman ajaib ini.

Berikut cara membuat ramuan obat dari tanaman brotowali :

1. Potong 1 jari brotowali, bersih dulu, pastikan bahwa Anda memotong brotowali hanya jika diperlukan.
2. Jika sudah dicincang, panaskan 3 gelas air dalam panci, lalu masukkan potongan brotowali. Tunggu air mendidih dan tersisa 1 1/2 gelas.
3. Abaikan sejenak sampai suhu air mendingin sedikit, sehingga tidak terlalu pahit tuangkan sedikit madu, lalu minum sampai mereka berlari 3 kali sehari tiap 1 gelas.

Anda tidak bisa minum hanya satu hari, karena masalah akan mengurangi sendi sendi yang sakit dalam jangka panjang. Maka dari itu, untuk mendapatkan kesembuhan sampai tuntas, konsumsi secara rutin dan teratur.

Namun, jika Anda ingin membuat ramuan herbal dari tanaman brotowali tetapi susah untuk menemukan tanaman brotowali nya, Anda tidak usah khawatir, karena untuk saat ini, di zaman yang serba canggih dan modern ini, kini telah hadir obat herbal alami sebagai inovasi terbaru yang terbuat  dari tanaman Brotowali untuk membantu mengatasi dan mengobati masalah penyakit rematik, nyeri sendi, dll.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap mengenai produk herbal yang terbuat dari Tanaman Brotowali, silahkan Anda KLIK tautan berikut ini: Walatra Sehat Sendi (Obat herbal yang terbuat dari tanaman Brotowali untuk mengatasi dan mengobati penyakit rematik, nyeri tulang dan sendi).

Itulah beberapa penjelasan mengenai Manfaat Tanaman Brotowali Untuk Rematik. Semoga pembahasan artikel nya bermanfaat dan salam sehat. 🙂

Manfaat Tanaman Brotowali Untuk Rematik

05 Dec 2017